CERITAKU
By : Andi Saputra
Pagi
hari yang di dingin di kaki gunung merapi, ya itu merupakan kabuaten Boyolali
tempat aku dibesarkan hingga sampai saat ini, walaupun aku dibesarkan di kota
kecil ini,tapi aku lahir di sebuah kota besar di pulau sumatra yaitu
palembang.Aku tinggal di Boyolali sejak tahun 2003 saat itu umurku sekitar 5
tahun. Aku dan keluarga terpaksa pindah karena ingin mendapatkan kehidupan yang
lebih baik. Aku terlahir bukan dari orang yang mampu atau orang yang miskin,
tapi aku dilahirkan dalam keluarga sederhana yang selalu mengajarkan ku tentang
kemandirian hidup dan tidak selalu bergantung kepada orang lain.ANDI SAPUTRA
itulah nama sederhana dengan banyak makna.
Keluarga
saya mengarjakan saya untuk sarapan pagi bersama-sama,walaupun hanya sebentar
tapi waktu itulah yang mungkin membuat kami sekeluarga bahagia.Oh iya, sekarang
saya sudah kelas tiga SMA.Saya sekolah di salah satu SMA favorite dikotaku.Dan
sekarang merupakan bulan februari.Nah bulan februari sampai bulan mei adalah
waktu untukku mencari universitas yang negeri,maklum kalau aku harus cari yang
negeri alasannya yang paling klasik adalah biayanya yang murah,ya maklum
sajalah saya berasal dari keluarga yang sederhana,apalagi aku masih punya adik
yang masih berumur 5 tahun.Alasannya yang kedua adalah Gengsi,ya banyak orang
yang berkata kalau kuliah di universitas negeri apapun jurusannya pasti akan
bangga dan sukses,ditanya kamu kuliah dimana le?,saya kuliah di universitas
negeri… dan begitulah,yang penting negeri.Dan alasan yang terakhir adalah prospek kerja,menurutku
lulusan universitas negeri itu lebih baik dari pada universitas swasta,walaupun
ada sih yang universitas swasta yang lulusannya lebih baik dari yang negeri
tapi kan itu hanya sedikit dan pasti
biayanya mahal untuk kuliah di universitas swasta yang baik.
Aku
berpikir bagaimana untuk meningkatakan taraf hidup keluargaku,akhirnya aku
memilih jurusan Peternakan di IPB. Bulan maret adalah bulan pendaftaran untuk
PTN negeri di seluruh Indonesia.Aku memilih peternakan di IPB,menurutku IPB
adalah Institut di bidang pertanian terbaik di Indonesia.Awalnya sih aku
optimis kalau aku bisa diterima di IPB,tapi setelah melihat jumlah pendaftar
dan yang diterimanya,maka aku urungkan niatku untuk mendaftar di IPB dan
memilih mendaftar di Peternakan UNS yang tidak terlalu banyak peminatnya.Kartu
peserta sudah saya cetak dan nilai rapot pun sudah di unggah ke web ,sekarang
tinggal nunggu pengumuman dan menyiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional.Oh
iya,ngomong-ngomong soal Ujian Nasioanal sudah dua tahun ini UN tidak
menentukan kelulusan,yang menentukan kelulusan adalah ujian sekolah.Ujian
sekolah pun yang membuat soalnya adalah guru kita sendiri.Jadi insya Allah
soalnya mudah dan semua lulus Aamiiin.
Dua bulan berlalu aku telah melaksanakan UN
dan US dan hasilnya alhamdulillah tidak buruk.Beberapa hari lagi adalah
pengumuman SNMPTN,dan untuk mengisi kejenuhan menunggu pengumaman,aku sibukan
diriku dengan banyak membaca novel,dan menurutku novel yang terkesan dihatiku
hingga aku nangis membacanya adalah Ayat-ayat Cinta 2 agak sedikit lebay gak
papalah maklum novel cinta.
Novel
ini sangat menyentuh hati dan pembangun jiwa.Semua novel yang saya baca bukan
novel yang beli hloo,tapi pinjam dari sohib saya namanya khanif,dia mah orangnya
novelis bangeett,sampai kata katanya seperti orang sedang bercerita tentang
seluruh isi bumi hingga sedetail-detailnya bingung ya?saya juga bingung.Oke
nggak usah ngurusin teman saya dulu ,sekarang fokus untuk pengumumuman SNMPTN.
Hari
selasa pukul dua siang aku membuka pengumuman SNMPTN,dengan perasaan bercampur
aduk antara gelisah,gundah dan gulana saya membukanya.Dan ternyata hasilnya
alhamdulillah saya tidak lulus dalam SNMPTN tahun ini.Dipojokan rumah,saya
merenungi kejadian ini kenapa saya tidak lulus,mungkin Allah telah
mempersiapkan yang lebih baik dari semua ini Aamiiin.
Seminggu
berlalu setelah pengumuman SNMPTN,aku sudah bisa melupakan kejadian yang
mungkin akan aku ingat sampai tua.Langkah awal yang harus saya lakukan adalah
belajar dengan sungguh sungguh dan tidak lupa berdoa.Cepat-cepat aku pergi ke
Perpustakaan untuk pinjam buku.Oh iya,ngomong-ngomong soal
perpustakaan,perpustakaan Boyolali itu terletak di tengah-tengah simpang
lima.Gedungnya agak berada dibawah jalan jadi ya bisa dibayangin sendiri
lah.Koleksi buku cukup lengkap dan yang paling saya suka dari perpustakaan Boyolali
yaitu akses WIFI gratis,maklum lah saya kan Fakir Wifi,ngirit kuota.
Buku
SUKSES SBMPTN adalah buku yang saya pinjam dari perpustakaan,kelihatannya sih
ampuh untuk meluluskanku di ujian SBMPTN tapi semua itu terserah Allah
saja,saya hanya bisa berusaha dan berdoa.Bab demi bab saya sudah kerjakan dan
hasil dari latihan cukup memuaskan dan saya sangat yakin nanti akan lulus
SBMPTN.
Kriiiiiinngg,suara
bel tanda berakhirnya mengerjakan soal SBMPTN,dengan bangga aku keluar dari
ruangan tes dengan muka bahagia yakin akan lulus tes SBMPTN dan saya juga
melihat banyak siswa yang setelah mengerjakan soal SBMPTN mukanya kelihatan
sedih,kecewa,mungkin mereka nggak bisa mengerjakan atau lupa dengan rumus-rumus
saktinya.Setelah tes SBMPTN saya merayakannya dengan acara makan-makan.Saya
ajak teman seperjuangan saya,yaitu Arya dan Khanif.Nah kali ini saya akan
ceritakan sedikit tentang teman saya.Dimulai dari khanif, Khanif tidak ikut tes
SBMPTN karena dia sudah diterima di Universitas Diponegoro dan katanya kalau
ikut tes SBMPTN nanti dia akan gugur diterima di UNDIP. Adalah”orang yang
pintar masih kalah sama orang yang Bejo”kata yang tepat untuk temanku
khanif.Sedangkan temanku Arya juga harus berjuang seperti saya menapaki
kerasnya tes masuk universitas negeri.Arya mengambil jurusan Psikologi yang
menurutku kurang pas bagi dia,ya semoga saja arya diterima dan bisa sukses di
masa yang akan datang Aamiin.
Usaha
saya untuk mendapatkan universitas negeri terus berlanjut.Setelah tes SBMPTN saya
mendaftar di Ujian Mandiri UNDIP yang katanya banyak orang sih biaya sangat
mahal tapi aku tidak memerdulikan itu semua yang utama bagiku adalah diterima
di Universitas negeri.Di UNDIP saya pun masih mengambil jurusan yang sama
seperti tes SBMPTN yaitu peternakan.Walaupun jurusan yang saya pilih ini
bertentangan dengan keinginan orang tua, yang menginginkan saya untuk masuk ke
jurusan teknik mesin.Setelah mendaftar di UNDIP saya terus melanjutkan
perjuangan untuk mendapatkan universitas negeri
.Kemudian
saya mendaftar di Polines dengan jurusan teknik mesin yang sesuai dengan yang
diinginkan kedua orang tua saya.Setelah mendaftar di Polines saya melanjutkan
mendaftar di Poltekkes solo dengan jurusan Ortotik Prostetik,Nama jurusannya
sih keren tapi aslinya adalah pembuatan kaki palsu,pasti semua baru tau kalau
ada jurusan yang namanya agak aneh didengerin oleh khalayak umum.
Singkat
cerita dari semua yang saya daftar dan telah melewati banyak rintangan yaitu
soal-soal yang sangat killer,alhamdulillah saya di terima di satu universitas
negeri dan dua politeknik negeri kalian bisa bayangkan betapa bangganya
orangtua saya dan pastinya saya sendiri,dan ingat bahwa saya dan Arya teman
seperjuanganku tidak lolos tes SBMPTN. Akhirnya Sekarang saya harus menentukan
pilihan yang tepat dari tiga pilihan itu untuk menentukan masa depan saya.Alhamdulillah
setelah saya pertimbangkan dengan matang dan dengan dukungan kedua orang tua
serta doa yang selalu saya panjatkan kepada Allah ,saya memutuskan memilih
kuliah di POLINES Semarang jurusan Teknik Mesin.Ya Allah berkahilah keputusan
hambamu ini Aamiiin.
Polines
merupakan langkah awal saya untuk meraih kesuksesan di masa yang akan
datang.Dan saya tidak akan mengecewakan keluarga saya khususnya Bapak dan ibu
saya.Atas doa kalian lah saya bisa melanjutkan pendidikan yang lebih baik. Ini adalah
cerita awal yang insya Allah akan terus berlanjut selama saya kuliah di Polines
dan akan menghadirkan cerita-cerita yang lebih menarik dan menghibur.Sekian dan
terima kasih telah membaca cerpen amatir saya ;v.
Hikmah
: Dari cerita saya tadi,dapat dikatakan bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang
baik maka butuh perjuangan,dengan perjuang sesuatu yang kita dapatkan itu akan
lebih bermakna bagi kita. So,bagi kalian yang belum mendapatkan Universitas
negeri tetap semangat Ya,karena Allah pasti telah menyiapkan yang terbaik bagi
kita semua Aamiiin.
Boyolali, 02 Agustus 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar